Peringati Harlah ke-103 Hijriyah, NU Ranting Wanagopa Gelar Istigosah dan Doa Bersama

09 Jan 2026 23:50
Peringati Harlah ke-103 Hijriyah, NU Ranting Wanagopa Gelar Istigosah dan Doa Bersama - Foto 1
Peringati Harlah ke-103 Hijriyah, NU Ranting Wanagopa Gelar Istigosah dan Doa Bersama - Foto 2
WARUREJA – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Wanagopa menggelar acara istigosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) NU yang ke-103 tahun hitungan Hijriyah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Dukuh Wanagopa, pada Senin, 5 Januari 2026 atau bertepatan dengan 16 Rajab 1447 Hijriyah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus harian Ranting NU Wanagopa, termasuk Rois Syuriyah Ust. Sodikin dan Ketua Tanfidiyah Musta’in. Turut hadir pula dalam kesempatan istimewa ini, Ketua Tanfidiyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Warureja, Ust. Abdul Salam, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Refleksi 103 Tahun Perjalanan NU Rangkaian acara diawali dengan pembacaan istigosah yang dipimpin oleh para kiai setempat, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas usia Nahdlatul Ulama yang telah menapaki lebih dari satu abad.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidiyah Ranting NU Wanagopa, Musta’in, menekankan pentingnya momentum Harlah ini sebagai sarana introspeksi dan penguatan organisasi. Ia mengajak seluruh nahdliyin di Wanagopa untuk semakin solid. "Momentum ini harus kita gunakan untuk memperkuat persatuan NU di Wanagopa. Harapannya, NU bisa menjadi organisasi yang semakin bermanfaat dan kehadirannya makin dirasakan secara nyata oleh masyarakat," ujar Musta’in di sela-sela acara.

Kehadiran jajaran MWC NU Warureja menambah semangat para pengurus ranting untuk terus berkhidmat menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama'ah di lingkungan Dukuh Wanagopa.
Acara ditutup dengan ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi antar-pengurus dan jamaah.

Penulis & Editor
M. Nur Iskandar Fajri
LTN NU Warureja