Resmi Dilantik, Duet Ust. Ali Khudlori dan Ust. Rojab Badawi Nahkodai NU Ranting Bojong Kelor

14 Jan 2026 11:17
Resmi Dilantik, Duet Ust. Ali Khudlori dan Ust. Rojab Badawi Nahkodai NU Ranting Bojong Kelor - Foto 1
Resmi Dilantik, Duet Ust. Ali Khudlori dan Ust. Rojab Badawi Nahkodai NU Ranting Bojong Kelor - Foto 2
Resmi Dilantik, Duet Ust. Ali Khudlori dan Ust. Rojab Badawi Nahkodai NU Ranting Bojong Kelor - Foto 3

WARUREJA – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Bojong Kelor, Kecamatan Warureja, memiliki kepengurusan definitif baru. Duet Ust. Muhammad Ali Khudlori sebagai Rois Syuriyah dan Ust. Rojab Badawi sebagai Ketua Tanfidziyah resmi dilantik pada Selasa (13/1/2026).

Prosesi pelantikan yang dirangkai dengan peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini berlangsung khidmat di Masjid Baitul Asyifa, Bojong Kelor. Acara ini turut dihadiri oleh warga Kedungkelor yang memadati lokasi kegiatan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal, KH. Subhan Mubarok. Hadir sebagai saksi, jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Warureja, yakni Rois Syuriyah K. Zamroni Fachrurozi dan Ketua Tanfidziyah Abdul Salam, S.Ag.

Amanat Penguatan Ideologi dan Kaderisasi Sebelum prosesi pengambilan sumpah, KH. Subhan Mubarok menyampaikan taujihat (arahan) strategis kepada pengurus baru. Ia menekankan bahwa tugas utama pengurus ranting adalah membentengi akidah Ahlussunnah Waljamaah dan menjaga tradisi jam'iyah Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.

"Pengurus harus kompak dalam menjalankan program-program NU. Kekompakan adalah kunci utama demi melayani warga Nahdliyin dan Nahdliyat yang ada di Bojong Kelor," pesan KH. Subhan Mubarok.

Lebih lanjut, Katib PCNU tersebut juga mendorong agar jajaran pengurus baru segera mengikuti kaderisasi formal melalui Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) untuk memperkuat militansi organisasi.

Ngaji Bareng Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Nabi, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an (Qiro’ah) dan sambutan-sambutan. Sebagai puncak acara, digelar sesi "Ngaji Bareng" (pengajian umum) yang diisi oleh Ust. Nur Fuad dari Bantar Bolang. Tausiyah agama ini menjadi penutup yang menyejukkan bagi seluruh jamaah yang hadir.


Penulis & Editor
M. Nur Iskandar Fajri

Tim LTN NU Warureja